Kamis, 12 Maret 2015

Merindukan Skripsi


menunggu itu pekerjaan yang membosankan, itu tepat, tepat sekali,,, hal itu sangat saya rasakan pada saat menunggu keluar nya jadwal hasil.. dan.. saya sudah lupa hari itu hari apa yang jelas nya hanya ada satu hari diberikan waktu untuk membagikan undangan seminar kepada pembimbing dan penguji.. misalnya saja jadwal keluar undangan hasil di hari senin nah... ujiannya itu hari rabu.. gimana tidak khawatir saya..

keesokan harinya mmh.. pembimbing yang satu ini alhamdulillah bisa diberikan di rumahnya.. yang dua ada di kampus.. yang satu ini yang susah .. saya sms tak di balas balas sampai sampai nungguin beliau sampai sore.. kemudian sempat berpikir untuk jangan diberikan saja skripsi ini.. tapi settt.. terlintas di pikiran untuk bertanya kepada staff jurusan dan katanya..." telponki dek lebih bagus di telponki daripada tidak ada pemberitahuan sama sekali..dan setelahnya itu akan nambahhh... masalahhh...." di pikiran//"iya juga sichhh..." dannn... dengan rasa deg-degan saya telpn"maff pak ini dengan mahasiswa bimbingan bapak insya allah besok mau ujian hasil" dan...jawabanya adalah "bawa' saja kerumah" alhamdulillah.. hari itu sekitar pukul 5 lewat....

kau tau dipikiranku apa sebelum menelpon beliau, yang beliau akan katakan " kenapa baru nelpon,, besok sudah mau ujian lagi.. biasanya khan stafff memberikan undangan sepekan sebelumnya ini mah 2 hari sebelumnya.. itupun sodahh jam 2 an kayaknya baru undangannya keluar... begitulah prosess... sebelum hasil..

eh lupa saya belum cerita pada saat sebelum proposal,, dipertemukan dengan dosen yang betul-betul mahasiswa yang lain bilang "killer".. dan tidak sama dengan dosen sebelumnya  pada saat itu saya yang pertama kali konsultasi proposal...eh malah teman saya yang pertama kali di acckan.. dan.. kata-kata..dari teman-teman saya katanya "irma itu tidak disuka sama bapak. disentimen.. bapak tidak suka sama jilbab besar"..

tapi kata-kata itu tidak terbukti.. pada saat saya proposal saya terlambat masuk. bapak itu hanya pelototin saya.. saya kira bapak akan marah-marah di ruangan seminar tapi malah ia pergi dari ruangan sebelum saya presentasi.. saya sudah dumba-dumba pada saat itu.. mungkin tidak bisama berkata-kata pada saat seminar hehe... sebab kalau bapak marah itu bapak akan mengeluarkan kata-kata yang sangaaaa,......TT menyakitkan hati mahasiswa.. mungkin itu keberuntungan saya kali ya.... hehe...

dua dosen yang samap-sama "killer" tapi sebenarnya beliau baik loch buktinya alhamdulillah saya bukan mahasiswa lagi hehe...pembimbing yang saya ceritakan pertama kali itu yang sangat mempersulit saya..dan saya kira akan di bantai pada saat ujian tutup dan Alhamdulillah ternyata tidak

itu semua karena Pertolongan Allah.. Allah yang memegang hati beliau dan Allah pula yang membolak-balikkannya.. jika kita dizholimi oleh manusia maka balaslah dengan mendo'akan mereka kebaikan.. mendo'akan mereka untuk mendapatkan hidayah-NYA.. bukan malah mendo'akan yang tidak baik..

"ALLAH BERSAMA DENGAN PRASANGKA HAMBANYA"..SABDA-NYA..

"BERDO'ALAH MAKA AKAN KU KABULKAN" FIRMAN-NYA..


Sumber Gambar : miti.or.id

0 komentar:

Posting Komentar