Senin, 19 Juni 2017

Terkenang

By Google


Aku masih mengingat dengan jelas 20 tahun yang lalu, sore itu kita duduk di rumah pohon yang kta buat bersama.

Kau banyak bercerita tentang kita berdua, ya hanya kita berdua. Kau tahu, kau terlihat sangat manis dengan seragam putih birumu serta rambut tergerai indah berantakan di karenakan usahamu membuat rumah pohon kita.

Hmm …, terlalu sering kita menghabiskan waktu di sini, kau selalu bercerita tentang mimpi-mimpi bersamaku.

“aku ingin tinggal disini menghabiskan waktu bersamamu, aku menyukai suasana disini, sangat indah, sejuk dan nyaman. Terbebas dari rutinitas hiruk pikuk dunia luar yang menjemukkan”.

Jika aku pergi lebih dulu darimu aku ingin pusaraku berada di dekat rumah pohon kita, aku ingin merasakan canda tawamu, melihat wajah cemberutmu ketika aku mengganggumu. Tentunya kapanpun kau merindu padaku dengan mudah kau datangi pusaraku.

Karena rindu padamu tak akan pernah berhenti dan tak akan pernah ada habisnya.

0 komentar:

Posting Komentar