Kamis, 08 September 2016

Cuap Cuap Tere Liye

Hari Ahad yang lalu tepatnya tanggal 4 September 2016  adalah jadwalku menuju kampus Universitas Hasanuddin, bukan ingin bertemu kampusnya, tapi … ingin ketemu salah satu penulis yang sangat menginspirasi.

Yaitu …Tere Liye....

Di hari itu aku tidak dapat fotonya… hiks… kamera HP ku jelek di tambah saya lupa minjem kamera kakak…., dan bencana kedua adalah gegara buru-buru dan tidak bawa novel-novelnya aku juga tidak dapat tanda-tangannya… hiks..hiks…

Ya sudahlah lupakan kecerobohanmu Ir….

Di sana saya dapat banyak ilmu di antaranya :

Katanya kalau ingin menjadi penulis itu kita harus memiliki motivasi, kedua apa yang kemudian harus di tulis, dan yang ketiga bagaimana memulai karir kepenulisan kita.
Jadi itu aja?

Ga dong, beliau juga menceritakan bagaimana kemudian novel-novelnya di tolak oleh beberapa  penerbit, di kala mentok atau tetiba ga ada ide dalam nulis dan lain lain.

Tau novel Hafalan Shalat Delisa kan? Ya pasti tahulah. Kata beliau novel Hafalan Shalat Delisa itu belum selesei loh. Katanya pada kejadian Delisa selesei shalat harusnya Delisa masih harus di tanya tentang hakikat surah-surah yang ia baca. Tapi, kenyataannya Bang Tere mentok langsung pada ide cerita yang tiba-tiba Delisa menemukan cincin.

Kata beliau cerita belum selesei tapi udah di tonton oleh 30 juta orang. Masya Allah….
Dan katanya Novel Hafalan Shalat Delisa  juga pernah di taruh di rak bagian Hafalan Shalat bukan di bagian Novel hehe…

Beliau juga cerita pada saat ia ingin melanjutkan cerita pada novel Rembulan Tenggelam di Wajahmu, kata beliau pada saat itu ga ada ide sama sekali untuk meneruskan ceritanya. Maka yang di tulis di laptopnya adalah

“saya ga tau mau nulis apa”

Hehe… Bang Tere Lucu Bingits….

Pernah juga suatu ketika Bang Tere di tanya oleh Ibu Rumah Tangga:
“ Bang, bagaimana saya memulai menulis? Saya juga berkeinginan menjadi penulis Bang”,  kata Bang Tere tulislah setiap resep masakan ibu setiap harinya. Maka, seiiring berjalannya waktu Sang Ibupun menulis resep-resep masakan setiap harinya di Blognya.. dan beberapa bulan kemudian ada penerbit yang menemukan dan melirik blog Ibu itu. Masya Allah sangat menginspirasi.

Dan….Kata Bang Tere ….
Menulis itu  adalah pekerjaan yang di laksanakan dengan enjoy dan katanya penulis yang baik adalah penulis yang tulisannya di kenal bukan orangnya.

Demikian... semoga bermanfaat..



2 komentar: