Kamis, 07 April 2016

"Kala Penyair, Penulis, Psikolog Melepas Baju Kebesaran Mereka"

Setiap tahun setelah bumi ditinggalkan oleh bulan suci, bulan penuh ampunan, bulan ajaib, bulan penuh keutamaan, bulan seribu bulan, bulan terbaik diantara dua belas bulan lainnya maka para penyair, para penulis, psikolog, sosiolog, doktor, dokter semua makhluk dan apa yang melekat pada diri mereka berkumpul jadi satu.

Ya.. para penyair meninggalkan kisah cintanya untuk sesaat
Para penulis meninggalkan keromantisan, kelucuan, motivasi untuk sesaat
Para psikolog meninggalkan buku-buku yang akan dijadikan acuan untuk mengobati pasiennya untuk sesaat
Begitupun dengan makhluk-makhluk lainnya

Lantas, apakah yang akan mereka perbuat dan hanya sesaat itu?
Dengan kerelaan mereka melepas baju kebesaran mereka dan hanya sesaat?

Mereka tidak hanya melepas baju kebesaran mereka saja
Mereka melepas ego mereka
mereka melepas antisosial mereka
mereka melepas keangkuhan mereka
mereka melepas kesombongan mereka

Dan lantas tujuan dari pelepasan itu apa?
Demi menghadap kepada pemberi ide, inspirasi, imajinasi, kecerdasan mereka
Dengan kerendahan hati
Dengan Kesucian hati

Penyair, penulis, psikolog, sosiolog, dokter, dan profesi lain membela diri berpagi-pagi menyambut Mentari yaitu demi menyambut hari kebesaran-Nya
Dan mereka pasti tahu semua orang tidak bisa merasakannya
Dan semoga prasangkaku ini benar
Sebab Allah bersama prasangka hamba-Nya


Sumber Gambar :www.ceritamu.com4

0 komentar:

Posting Komentar