Rabu, 06 April 2016

"Terima Kasih"


Ketakutanku akan masa depan 12 tahun lalu kini sirna, benar apa yang telah difirmankan_Nya bahwa DIA tidak akan mengubah suatu kaum kecuali mereka sendiri yang mengubah_Nya.

Dengan keadaan keluarga yang sederhana otomatis sayapun pasti tidak akan bisa mewujudkan mimpiku, mimpi yang telah tertuang dalam pikirku semenjak aku duduk di bangku sekolah menengah atas.

“Saya tidak akan mungkin melanjutkan studi ke universitas Dit..,ayah saya hanya pedagang asongan, dan ayah juga tengah membiayai pendidikan ketiga adik saya”

“Ahmad...jangan berkecil hati.. Allah itu ada dan berdo’alah maka DIA pasti mendengar do’a-do’amu, teruslah berdo’a hingga lelah sendiri yang akan menjauh darimu…”

“Kita tercipta sebagai lelaki dan tahukah kau dik? Pada dasarnya lelaki itu ketika memutuskan suatu perkara logikanya lebih menonjol daripada perasaannya dibandingkan dengan perempuan sangat jauh berbeda, perempuan itu jika diibaratkan 9:1, jika memutuskan satu perkara perasaannya lebih mendominasi dari logikanya hehe… jadi meskipun kita lebih banyak memakai logika tapi jangan sampai logika kita mengalahkan keyakinan kita pada_Nya maksudnya adalah jika dihubungkan dengan masalahmu saat ini maka secara logika engkau memang ditakdirkan oleh Allah lahir di keluarga yang sederhana tapi tidak menutup kemungkinan dengan usaha, do’a, tekad, dan keyakinan yang kuat tentunya kita juga bisa meraih impian kita” kata Ustadz beberapa pekan lalu padaku.

Tetiba salju turun begitu derasnya, membasahiku, menemaniku. Menemani kerinduanku. Ya kerinduanku akan sosoknya, sosok yang ramah, tidak marah meskipun saya selalu membantah perkataannya.

Innalillahi wainnailaihi roji’un Ustadz Dito telah berpulang kerahmatulah. Isi sms temanku beberapa menit yang lalu.

Teruntuk teman-temanku yang berasal dari keluarga yang sederhana di luar sana, janganlah risau, tetaplah kejar impianmu.
Lenyapkanlah logikamu sejenak
Hilangkanlah keluh kesahmu
Raihlah mimpi-mimpimu
Lembutkan hatimu untuk menerima nasehat dari orang-orang yang mencintaimu

Terima kasih banyak untuk ustadz, kawan, sahabatku sekaligus…
Semoga Allah merahmatimu, melapangkan kuburmu, mengampuni dosa-dosamu.
Aamiin Allahumma Aamiin

Maafkan aku yang tidak bisa menyampaikan ini secara langsung
Dari sahabatmu
Di negeri sakura


Send….

Sumber Gambaranna-jueanna.blogspot.com

0 komentar:

Posting Komentar